all about daily, opinion, stories, inspiration, until the lesson

Minggu, 01 Oktober 2017

Ibarat Nahwu


Ibarat Nahwu
Aku, kamu, dia?
Hanya bisa dimengerti oleh yang memahami nahwu
Aku dan kamu.. ibarat alif lam ( ال ) dan tanwin ( ٌ ) yang tak boleh bertemu dalam satu isim. الحُبُّ.
Aku adalah alif lam.. alamat untuk isim ma’rifat yang menunjukkan sesuatu tertentu.
Sedangkan kamu.. kamu adalah alamat yang menunjukkan bahwa kamu nakiroh.. Masih umum, bisa dipakai untuk siapa saja.
Tak mungkin aliflam dan tanwin bersatu dalam satu isim. Jika dipaksakan, apa yang terjadi? Hanya akan merusak isim itu. Contoh:  الحُبٌّ salah besar bukan?..
Karna Allah masih menjadikanku seorang isim ma’rifat dan belum mengizinkanku untuk menjadi jumlah. Ia telah menuliskan seorangأَنَّ  untukku di lauhul mahfudz.
أَنَّ yang Allah berikan untuk menguatkan dan meneguhkan seorang isim ma’rifat.
Jika telah tiba saat yang tepat, maka الحُبُّ akan menjadi أَنَّ الحُبَّ “sungguh, cinta”. Dan akan lebih sempurna jika Allah menghadirkan buah cinta yang mungkin bernama جَمِيْلٌ.
Maka sempurnalah menjadi أَنَّ الحُبَّ جَمِيْلٌ jumlah mufidah yang bermakna samara.
MasyaAllah… Amiin..


3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Maa syaa Allah... Nahwuny rek... anakke Pak Ridlwan... r.u.m.i.t

    BalasHapus
  3. cieee....masyaaAlloh lah yhaa...
    nahwune nglothok.....hehehe

    BalasHapus

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Author

Assalamu'alaikum, welcome to my personally blog. This blog is a place where i want to share many things, in between characters, and more. Thank you for visiting and Happy Reading! -Nadiya Ridlwan-
Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Pages - Menu

Instagram

@nadiyakaff

Copyright © Nadiya Ridlwan | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com