all about daily, opinion, stories, inspiration, until the lesson

Selasa, 02 Mei 2017

Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud

Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud

A.    BIOGRAFI
Beliau adalah Abu Abdillah bin Ubaidillah bin Abdullah bin Mas’ud Al-Hudly Al-Madany radhiyallahu ‘anhu. Di lahirkan pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, beliau adalah ayah dari Abdullah Al-hudly Al-Madany. Ubaudillah termasuk nama mulia dari golongan Quraisy, sedangkan Hudail nama sebuah kabilah besar.
Menurut Al-Waqidy dan Muhammad bin Namir, beliau wafat pada tahun 98 H. Namun berbeda dengan Al-Haitsam bin Adi yang mengatakan bahwa beliau wafat pada tahun 99 H. Dan adapula yang mengatakan bahwa beliau wafat pada tahun 200 H di Madinah, dan ini merupakan pendapat yang paling rajah.
B.     TALAQQY
 Ubaidillah banyak bertemu dengan para sahabat -ridwanullahi ta’ala  alaihim-, beliau banyak mendengar dan meriwayatkan hadist dari beberapa sahabat, di antaranya seperti Inbu Abbas, Abu Hurairah, Aisyah ummul mukminin, Fathimah binti Qa’is, Ummu Qa’is bintu Muhsin, Abi Waqith Al-Laitsy,  Zaid bin Khalid Al-Juhny, Ibnu Umar, Abi Sa’id, An-Nu’man bin Basyir, Maimunah, Ummu Salamah, dan juga dari Umar bin Khattab.
Di samping itu juga banyak yang meriwayatkan hadits dari beliau (Ubaidillah bin Abdullah), diantaranya yakni ; Az-Zuhry, Musa bin Aisyah, Abu Zinad, Sholih bin Kisan, Khushoif Al-Jazary, Sa’ad bin Ibrohim, Thalhah bin Yahya bin Thalhah dan masih banyak lagi yang meriwayatkan hadits dari beliau. Selain itu, beliau juga adalah seorang guru dari salah satu amirul mukminin, yakni khalifah Umar bin Abdul Aziz.
C.     KEPRIBADIAN DAN KEUNGGULAN
Beliau adalah seorang imam yang buta matanya, namun demikian beliau memiliki kepribadian yang sangat luhur, beliau seorang ulama yang tsiqqoh, alim, faqih, sholih, banyak ilmu dan juga banyak hadits yang telah beliau riwayatkan, selain iitu beliau juga sangat mahir dalam bersyair.
Az-Zuhry mengatakan bahwa Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud ibarat lautan dari samudra ilmu, di karnakan begitu luasnya ilmu yang beliau miliki. Bahan Az-Zuhry juga pernah mengatakan :
 “Aku telah mendengar banyak ilmu, maka aku mengira bahwa ilmuku itu sudah cukup bagiku. Sampai aku bertemu dengan Ubaidillah, maka seakan-akan tidak ada ilmu apapun di tanganku.”
D.    KONTRIBUSI DALAM FIQIH
Ubaidillah bin Abdullah bin Mas’ud adalah sorang imam ahi fiqih, mufti dari Madinah, dan merupakan salah satu dari Fuqohaus Sab’ah yang terdiri dari :
1.         Said bin Musayyab
2.         Urwah bin Zubair
3.         Al-Qosim bin Muhammad bin Abu Bakar
4.         Khorijah bin Zaid bin Tsabit
5.         Abu Bakar bin Abdurrahman bin Harits bin Hisyam
6.         Sulaiman bin Yasar
7.         Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud
Yang dimana dari tangan Fuqohaus Sab’ah ini tersebarlah Fiqih Ahlul Madinah, dan menjadi Madrosah Al-Fiqhiyah Al-Ulaa pada masa itu.
  
REFERENSI
Ad-Dhahaby, Al-Imam Syamsyuddin Muhammad bin Ahmad binUtsman, Siyar A’lamu Nubalaa’, Daarul Hadits, Kairo 2006 M / 1427 H, Juz 5
Manna’, Al-Qhotthan, At-Tasyri’ Wal Fiqhi Fil Islam, Muassasatur Risalah, Beirut 1982 M / 1402 H
At-Thorify, Dr.Nashir bin Aqil bin Jasir, Tarikh Al-Fiqhi Al-Islamy, Maktabah At-Taubah, Riyad 1997 M /  1418 H
Al-Hasyimi, Syaikh Abdul Mun’im, Kisah Para Tabi’in, Ummul Quro, Jakarta 2015 M / 1436 H

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Author

Assalamu'alaikum, welcome to my personally blog. This blog is a place where i want to share many things, in between characters, and more. Thank you for visiting and Happy Reading! -Nadiya Ridlwan-
Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Pages - Menu

Instagram

@nadiyakaff

Copyright © Nadiya Ridlwan | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com