all about daily, opinion, stories, inspiration, until the lesson

Selasa, 02 April 2019

Saatnya Membersihkan Toxic



::::::::::this post will contain just runt, pure runt. If you want something positive, just skip this one or check out my other posts!::::::::::
@gitasav

Yang diatas tadi mengutip dari salah satu postnya beliau.
Maksud saya, memang postingan ini “just rubbish” nothing positive, you just skip this one! I’m wishing you don’t understand.
Mungkin kemudian ada yang nyaut “so, why did you write here?”, dan akan saya jawab “up to me lah, this is my blog”.✌

Mulai
::::::::::
Ibarat punya barang yang paling disayang trus dicuri orang, taunya barang itu gk dipake malah ditelantarin ditengah jalan, untungnya tau kan ditelantarinnya dimana, jadi bisa diambil sendiri walaupun terseok-seok ngambilnya susah dan jauh banget. Mbok yaa kalo gk suka barangnya itu dikembaliin baik-baik sambil minta maaf gitu lho.

Ibarat lain,
Ketusuk jarum, trus yang punya jarum itu nawarin mau ngobatin, katanya sih bisa ngobatin. Awalnya ragu karna tampangnya kayak gk bisa gitu, trus akhirnya maksa diri buat percaya aja, ehh taunya kena malpraktek –na’udzubillah- . Alhamdulillah punya revanol, minyak but-but, perban dsbg jadi bisa ngobatin sendiri. Mbok yaa kalo gk bisa itu gk usah ngaku-ngaku mau ngobatin gitu lho.
😐

Ke-brengsekan itu harus segera dienyahkan.
toxic harus dibersihkan.👊
::::::::::
I’m sorry, karna nyampah disini.

Semua ada hikmahnya


Salam damai 😊
See you later March!

Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Author

Assalamu'alaikum, welcome to my personally blog. This blog is a place where i want to share many things, in between characters, and more. Thank you for visiting and Happy Reading! -Nadiya Ridlwan-
Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Pages - Menu

Instagram

@nadiyakaff

Copyright © Nadiya Ridlwan | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com