all about daily, opinion, stories, inspiration, until the lesson

Jumat, 16 Agustus 2019

Sexual Harassment


Sexual Harassment
You must know it!

Kalian pasti pernah lewat di depan tongkrongan cowok-cowok, entah lagi jalan sendirian atau ada temen, pasti diantara mereka ada yang punya mulut usil.

Sexual harassment gk cuma berbentuk fisik ya, tapi juga verbal. Justru kebanyakan kasus malah jenis pelecehan yang berbentuk verbal.
Contohnya yang gk lama ini pernah saya alami di bus umum, gk dapet tempat duduk dan harus berdiri, kemudian ada mas-mas yang ngomong gini “mbak daripada berdiri mending aku pangku aja” dengan tatapan menggoda, asli itu bikin risih.
Dan masih banyak contoh-contoh lain yang pernah dialami banyak perempuan, seperti catcalling, suit-suit, mengomentari fisik perempuan, kalo dimedia sosial berupa spam chat/komentar dengan kata-kata yang gk senonoh, dan segala hal yang membuat perempuan merasa gk nyaman.
Sayangnya, hal-hal semacam ini justru dianggap remeh oleh masyarakat kita.
Contoh:
“alah Cuma dibilang gitu doang juga”
“yang penting gk ada kontak fisik”
“udah biarin aja orang begitu mah” dsbg.
Perkataan semacam itu yang menunjukkan kalo masyarakat kita justru mewajarkannya, seolah-olah cowok-cowok itu dibiarkan gk punya tatakrama, mereka dibiarkan aja gk menghargai perempuan.
Mirisnya lagi, biasanya pihak perempuan yang disalahkan. Entah masalah berpakaian atau bahkan yang gk masuk akal menyalahkan kecantikan perempuan.
Contoh:
“makanya mbak kalo pake baju yang sopan”
“makanya gk usah sok manis”
“makanya jadi cewek jangan cantik-cantik”
“makanya pake cadar” dsbg.
Ini bukan berarti saya membela perempuan yang berpakaian seksi. Tapi masalahnya, perempuan berjilbab lebar pun sering jadi objek kaum predator.
Malahan, adatuh perempuan bercadar yang payudaranya diremas sama laki-laki gk dikenal, ada juga yang tiba-tiba dicegat di jalan. Keterlaluan gk? Iyadong. Ditambah lagi, beberapa sumber bilang kalo perempuan berjilbab lebar justru lebih menaikkan imajinasi para cowok kurang ajar
.
Hmm sepertinya banyak yang lupa ada ayat tentang menundukkan pandangan. Sebenernya Islam itu adil, si perempuan diperintahkan untuk menutup aurot dan si laki-laki diperintahkan untuk menundukkan pandangan. Tapi sayangnya, kebanyakan yang disalahkan hanyalah pihak korban. Seolah cowok-cowok dimaklumi melakukan apapun ke perempuan, “lagian ceweknya mancing” katanya. Padahal, cewek yang gk ngapa-ngapain juga suka diusilin kan,
Contoh:
“senyum dong neng”. “jutek amat”. “assalamualaikum, jawab salam wajib loh”
Apakah kalo cowok assalamualaikum-in berarti mereka murni mau mengucapkan salam ke kita?
Jawabanya tidak. Ucapan salam justru banyak disalahgunakan oleh cowok brengsek untuk menggoda perempuan.

Untuk perempuan, karna kita gk pernah tau dijalan bakal ketemu cowok yang bagaimana. Jadi kiita mulai pencegahan dari diri kita sendiri dulu.
Mulai berpakaian sopan, jangan keluar rumah sendirian, jangan lewat ditempat sepi, dan kalo bisa jangan lewat di depan tongkrongan cowok. Walaupun itu semua gk akan menjamin yah sebagaimana contoh yang tadi saya ceritain, tapi paling tidak kita memulai pencegahan dari diri kita dulu.
Oiya, jangan lupa dzikir pagi sore, karna itu bisa membentengi kita lho, berdo’a juga ketika keluar rumah.
Semoga kita terlindungi dari hal-hal semacam itu.
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Author

Assalamu'alaikum, welcome to my personally blog. This blog is a place where i want to share many things, in between characters, and more. Thank you for visiting and Happy Reading! -Nadiya Ridlwan-
Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Pages - Menu

Instagram

@nadiyakaff

Copyright © Nadiya Ridlwan | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com